Nenek dan Tamannya

Usianya sudah cukup tua

Bagai senja matahari yang tinggal sedikit sisa cahaya warna merah bercampur warna biru menuju hitam gelap

Berjalan dengan pelan tapi pasti menuju tujuannya

Tujuannya adalah sebuah ketidak pastian bagi setiap orang

Tapi cukup pasti untuk orang seumuran dia

Banyak barang bawaan dia bawa dalam perjalanan

Payung, selimut, mukena dan baju seadanya

Bolong sana sini, jahit sana sini

Uang ? Serupiah pun ia tak bawa

Makan ? Hanya mengaharap dari beberapa dermawan yang bersedia memberinya sesuap makan

Tidur ? Semuanya adalah tempat tidur baginya, bila lelah ya tinggal tidur saja, asalkan tidak mengganggu orang yang melewatinya

Suaminya ? Suaminya sudah lama meninggal, separuh hatinya, separuh jiwanya, separuh kebahagiaannya, dan separuh hidupnya, pendamping dunia dan semoga menjadi pendampingnya di taman akhiratnya yang sedang ia tuju

Anak-anaknya ? Entahlah ? Masih ingatkah mereka dengan salah satu sumber berkah dunia akhirat yang satu ini, semenjak anak-anaknya memiliki keluarganya sendiri, dan nafsu duniawi menutup hati nurani mereka, mereka merampoknya dan memindahkannya ke suatu tempat yang jauh agar tidak berjumpa lagi

Lama dia di sebuah penampungan, tanpa dikunjungi, sampai pada akhirnya biaya tagihan menunggak dan tidak dibayarkan sehingga dia dipindahkan lagi oleh orang yang berbeda di tempat yang berbeda pula

Di jalanan..

Dia rindu

Rindu usia mudanya, dimana semua keadaanya baik-baik saja

Rindu suasana gembira bersama ayah ibunya, dimanja disayang kedua orang tuanya

Bermain belajar bersama teman-temannya

Lalu mengingat masa-masanya jatuh cinta dan menikah denga suaminya

Susah senang pahit asam manisnya kehidupan dilalui bersama

Sampai akhirnya mempunyai anak pertama kedua dan ketiga yang menjadi kebahagiaannya bersama almarhum suaminya

Lalu menikahkan ketiga anak-anaknya hingga memiliki cucu pertama hingga cucu-cucu berikutnya

Sampai tiba masanya menua, salah satu separuh hidupnya sudah tidak sehat lagi

Dan akhirnya berpamitan untuk meninggal lebih dahulu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s